Sarana Prasarana Penunjang Damkar Perlu untuk Maksimalkan Tugas 

  • Oleh Norhasanah
  • 08 Agustus 2019 - 15:30 WIB

BORNEOMEWS, Sukamara - Kurangnya sarana prasarana penunjang kinerja petugas pemadam kebakaran menjadi salah satu kendala untuk memaksimalkan tugas dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sukamara. 

"Terbatasnya sarana prasarana untuk pemadam kebakaran, seperti yang diketahui kita hanya memiliki 4 unit mobil damkar, dua unit mobil patroli yang salah satunya kita isi dengan mesin portabel," ucap Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sukamara, Iwan Miraza pada rakor pengendalian karhutla, Kamis, 8 Agustus 2019.

"Mobil patroli ini selalu siap untuk membatu, karena kita ada mesin apun yang bisa digunakan untuk mendapatkan sumber air," ujarnya

Menurut Iwan, dalam mengatasi karhutla di Bumi Gawi Barinjam, dirinya meyakini perusahaan swasta yang ada juga bisa membatu, mengingat perusahaan juga memiliki mobil pemadam kebakaran.

"Dari perusahaan saya yakin, minimal satu unit mobil damkar ada di sana sehingga saat ada kebakaran bisa membantu mengatasi kebakaran tersebut, bahkan juga kita sudah pernah melatih petugas kebakaran di salah satu perusahaan," tuturnya.

Iwan menambahkan, untuk jumlah kebakaran yang ditangani sejak Januari hingga 5 Agustus 2019 mencapai 40 kasus.

"Sampai 5 Agustus kemarin tercatat ada 40 kebakaran yang ditangani petugas damkar, saya belum tahu apabila ada jumlah tambahan dari beberapa hari ini," katanya.

Iwan melanjutkan, dari 40 kebakaran yang ditangani, 39 kasus adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan satu kasus kebakaran permukiman. (NORHASANAH/B-2)

Berita Terbaru