Petani Mandiri Desa Kadipi dan Sungai Rangit Jaya Ikuti Program Pembinaan Sertifikasi RSPO

  • Oleh Ainun Nadzifatus Sholikhah
  • 08 Agustus 2019 - 19:32 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Petani mandiri Desa Kadipi dan Sungai Rangit Jaya, Kabupaten Kotawaringin Barat mengikuti pembinaan sertifikasi roundtable on sustainable palm oil atau RSPO.

Kegiatan ini merupakan program pembinaan yang diselenggarakan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS.

Dalam kegiatannya pembinaan ini didampingi langsung oleh tim RSPO dan Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi).

Di sini petani mandiri diberikan pengetahuan dan pembinaan untuk mendapatkan sertifikasi RSPO.

"RSPO merupakan asosiasi nirlaba yang mempersatukan berbagai pemangku kepentingan di industri minyak sawit. Lembaga ini untuk mempromosikan pertumbuhan dan penggunaan produk minyak sawit berkelanjutan melalui standar global yang kredibel,” ucap Guntur Cahyo Prabowo perwakilan RSPO saat menyampaikan materi.

Dia mengatakan setiap petani memiliki peluang untuk mendapatkan sertifikat RSPO. "Saya sangat yakin 99 persen petani di sini akan mendapatkannya selama mereka memenuhi prinsip dan kriteria RSPO,” ucapnya.

Suparman, Sekertaris Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Sari mengatakan kegiatan seperti ini yang butuhkan petani. Dengan adanya pembinaan ini dia dan petani sangat terbantu untuk menuju ke arah yang lebih baik.

“Hal baru memang sangat sulit untuk diterima masyarakat, khususnya petani di sini. Tapi dengan kesungguhan dan kesabaran perusahaan dalam membantu kami, akhirnya para petani di sini mau diajak berkembang bersama. Salah satunya dengan mengikuti sertifikasi RSPO ini,” ujar Suparman, Kamis 8 Agustus 2019.

“Sekali lagi saya mewakili petani kelapa sawit mengucapkan terima kasih kepada SSMS, karena ini merupakan pertama kalinya ada perusahaan yang sangat peduli dengan kami hingga memberikan bantuan pembinaan seperti ini,” tambahnya.

Dia mengatakan dengan adanya pembinaan ini semoga bisa semakin memotivasi petani untuk menjalankan prinsip dan kriteria RSPO.

Berita Terbaru