Lahan Terbakar di Desa Sungai Bakau Milik Perusahaan

  • Oleh Reno
  • 08 Agustus 2019 - 21:06 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kebakaran lahan di wilayah Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, ternyata merupakan yang terluas di Kabupaten Seruyan.

Bahkan, hingga saat ini api tidak kunjung padam meski tim darat sudah melakukan memadamkan sejak 23 Juli 2019. Meski begitu, tim gabungan tersebut tidak kenal lelah untuk memadamkan api.

"Yang terbanyak lahan terbakar di Desa Sungai Bakau. Di sana juga ada lahan milik perusahaan terbakar. Karena yang terbakar dalam satu hamparan," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Seruyan Agung Sulistyono, Rabu 7 Agustus 2019.

Ia menyebutkan bahwa lahan dalam satu hamparan tersebut sebagian milik PT Rimbun Raya. Karenanya, petugas dari PT Rimbun Raya pun terlibat dalam upay pemadaman api.

"Karena sebagian besar lahan yang terbakar tersebut milik perusahaan. Mereka juga terlibat memadamkan api dengan alat seadanya," sebut Agung.

Menurut dia, PT Rimbun Raya baru mengantongi izin operasional. Namun, belum resmi beroperasi. Bahkan belum memiliki base camp.

"Kesulitan kita yang terbakar itu adalah lahan gambut sehingga memang ekstra memadankan api," ujarnya. (RENO/B-3)

Berita Terbaru