Masyarakat Lamandau Jadikan Idul Adha Sebagai Momen Berbagi

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 11 Agustus 2019 - 16:42 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seperti jutaan umat muslim lainnya, umat muslim di Kabupaten Lamandau sangat antusias menyambut Hari Idul Adha 1440 Hijriyah yang jatuh pada Minggu, 11 Agustus 2019.

Di ibukota Lamandau, Nanga Bulik, peringatan hari raya kurban ini disambut dengan alunan takbir di seantero masjid dan musala.

Malam takbir juga dihiasi adanya pawai takbir keliling mobil hias yang digelar Pemkab Lamandau melalui PHBI, Sabtu, 10 Agustus 2019 malam.

Kegiatan yang pawai takbir keliling diikuti ribuan umat muslim dari berbagai kalangan mulai anak-anak hingga dewasa.

Sementara itu Minggu, 11 Agustus 2019 seusai melaksanakan ibadah salat Iduladha, panitia kurban masjid dan musala langsung melakukan penyembelihan hewan kurban. Salah satunya panitia kurban Masjid Muhajirin.

"Alhamdulillah pada Idul Adha tahun ini kami menyembelih 8 ekor sapi. Terdiri dari 7 ekor sapi dari iuran warga dan satu ekor sapi bantuan dari Pemda," ujar ketua panitia kurban Masjid Muhajirin, Yusup Ahmad Noor.

Yusuf yang juga Ketua FKUB Lamandau menyebut jumlah penerima daging kurban di Masjid Muhajirin tahun ini jumlahnya sekitar 800 orang, meliputi 700 masyarakat umum dan 100 orang panitia dan warga yang iuran.

"Kami berharap masyarakat khususnya yang ada di sekitar masjid bisa merasakan kebahagiaan pada Idul Adha tahun ini," katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto berharap agar momentum Iduladha bisa dijadikan pengingat bahwa umat manusia harus saling mengasihi saling berbagi satu sama lain dan dijadikan momentum dalam mempererat persatuan di Bumi Bahaum Bakuba.

"Alhamdulillah sudah menjadi budaya di Lamandau sejauh ini jika Iduladha betul-betul dimaknai sebagai momentum tepat untuk saling berbagi. Tidak hanya antar pemeluk agama yang sama, namun juga antar masyarakat secara umum. Kondisi ini tentu harus terus dijaga dan terus dipelihara," harapnya. (HENDI NURFALAH/B-6)

Berita Terbaru