Siswa SMAN 2 Palangka Raya Temukan Obat Kanker karena Nenek  

  • Oleh Agus Priyono
  • 13 Agustus 2019 - 15:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Yazid Rafli Akbar, siswa SMAN 2 Palangka Raya menceritakan keberhasilannya dalam memenangi lomba karya ilmiah di Seoul Korea. Kala itu, ia bersama dua kakak kelasnya membuat karya ilmiah mengenai obat kanker yang diberi nama Bajakah. 

Menurut Yazid kepada Borneonews, Selasa, 13 Agustus 2019 mengatakan, awal tercetusnya membuat karya ilmiah mengenai obat kanker yang diberi nama Bajakah itu dari cerita neneknya. Neneknya yang telah lama menderita penyakit kanker payudara berhasil sembuh dan sehat hingga sekarang karena telah meminum ramuan Bajakah tersebut.

“Awalnya menemukan obat itu dari cerita kakek saya. Dulu beliau (nenek) menderita kanker payudara, dan rutin meminum obat itu. Jadi dari cerita itu saya coba ikutkan ke lomba karya ilmiah, dan alhamdulillah menang," ujar Yazid, kepada awak media, Selasa, 13 Agustus 2019.

Siswa kelas XI MIPA III SMAN 2 Palangka Raya tersebut mengaku, keberhasilan dalam menemukan obat kanker tersebut bukan hanya dirinya bersama kedua kakak kelasnya tersebut. Namun banyak pihak yang turut membantu dan memberikan dukungan sehingga mereka bisa memenangkan beberapa perlombaan bergengsi terebut.

“Menemukan obat Bajakah ini tentu bukan hanya kami bertiga saja. Melainkan ada orang lain yang turut membantu kami hingga akhirnya berhasil dengan obat Bajakah ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya yakni Aysa Aurealya Maharani, Anggina Rafitri dan Yazid Rafli Akbar memenangi lomba karya ilmiah di Seoul mengenai obat kanker.

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan di seluruh dunia. Banyak orang yang terkadang pupus harapan hidupnya jika dokter telah memvonis mereka menderita penyakit tersebut.

Keberhasilan tiga siswa SMA ini mengharumkan nama bangsa di kancah internasional dengan memenangkan lomba karya ilmiah di Seoul Korea ini menjadi bukti akan keaslian obat tersebut. (AGUS/B-2)

Berita Terbaru