Penulis Karya Ilmiah tentang Obat Kanker Berharap Bajakah Bisa Diteliti Lebih Jauh    

  • Oleh Agus Priyono
  • 13 Agustus 2019 - 16:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Siswa SMAN 2 Palangka Raya, Yazid Rafli Akbar, penulis karya ilmiah tentang Bajakah, obat kanker yang selama ini menjadi penyakit pembunuh nomor satu berharap, Bajakah bisa diteliti lagi lebih jauh.

Siswa kelas XI yang menulis karya ilmiah tentang Bajakah bersama kedua kakak kelasnya, Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri, mengatakan, obat Bajakah ini jangan hanya berhenti sampai di karya ilmiah saja. Namun juga bisa menjadi sebuah penelitian yang berguna bagi banyak orang.

“Harapannya, Bajakah ini bisa diteliti lagi lebih jauh. Karena selama ini baru sebatas karya imiah saja,” ungkap Yazid kepada awak Borneonews, Selasa, 13 Agustus 2019.

Yazid menegaskan, obat Bajakah tersebut dibawa ke Korea hanya sebatas dikenalkan saja kepada dunia melalui karya ilmiahnya. Tidak ada maksud lain apalagi sampai mengomersilkan Bajakah tersebut.

“Obat itu kami bawa ke Korea hanya sebatas untuk dikenalkan saja melalui karya ilmiah kami, tidak ada maksud lainnya,” tegasnya.

Ia menceritakan, mengenal Bajakah dari cerita neneknya yang menderita kanker payudara stadium tinggi. Neneknya bisa bertahan dan sehat hingga saat ini hanya dengan meminum ramuan Bajakah.

Dari cerita itu, Yazid bersama dua kakak kelasnya membuat sebuah karya ilmiah terkait kandungan dan khasiat Bajakah. Mereka pun berhasil memenangkan beragam perlombaan, seperti menjadi juara 1 karya ilmiah tingkat nasional.

Kemudian direkomendasikan kembali untuk mengikuti lomba di tingkat internasional dan berhasi meraih mendali emas di Seoul, Korea. (AGUS/B-2)

Berita Terbaru