Pengasuh Pesantren Darul Amin Minta Santri Sebarkan Pengetahuan Cegah Karhutla

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 Agustus 2019 - 18:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pengasuh Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, Ustadz Ahmad Rayyan Zuhdi Abrar, mengharapkan ilmu yang diberikan Badan Restorasi Gambut bisa diterapkan di masyarakat.

"Sosialisasi ini sangat baik dan positif. Karena ini memberikan pembelajaran kepada santri dan nantinya bisa diterapkan di tengah masyarakat, agar tidak ada lagi warga yang membuka lahan dengan cara dibakar," kata Ustadz Rayyan, pada sosialisasi pengelolaan lahan gambut tanpa membakar, Selasa, 13 Agustus 2019. 

Dia mengatakan, kegiatan tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat dan juga santri. Karena bisa mengetahui dan menanamkan dalam diri mereka tentang bahaya jika lahan gambut dibakar atau terbakar.

"Kegiatan ini cukup penting di tengah kejadian kebakaran lahan yang cukup banyak di Kotim ini. Saya harap bisa menjadi pelajaran berharga bagi santri," katanya.

Dia juga mengatakan, santri yang menuntut ilmu di pondok pesantren tersebut banyak yang berasal dari berbagai desa di daerah ini. Dengan kegiatan tersebut, mereka bisa turut serta mengajarkan dan menyebarkan tentang penanganan lahan gambut dengan tidak membakar.

"Membakar lahan adalah suatu tindakan yang merusak muka bumi ini. Dan itu tentunya sangat dilarang," tegasnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru