Pria Ini Aniaya Pengunjung Lokalisasi Merong karena Tidak Sabar Ingin Bernyanyi

  • Oleh Ramadani
  • 13 Agustus 2019 - 18:30 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pria berinisial At (27) menganiaya sesama pengunjung kompleks lokalisasi Merong karena tidak sabar ingin menyanyi di Wisma Aliska.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang, Selasa 13 Agustus 2019 mengatakan, kejadian berawal saat korban berada di tempat hiburan dan menyanyi di sebuah Wisma Aliska, Komplek Lokalisasi Merong. 

Saat korban ingin menyelesaikan lagu yang keempat, pelaku mendekat dan juga ingin menyanyi. Namun, korban meminta kepada pelaku agar bisa  menyelesaikan lagu yang dinyanyikannya dulu sehingga genap menjadi 4 buah lagu.

"Tiba-tiba pelaku dan  temannya yakni satu orang memukul kepala korban dengan menggunakan gelas dan kemudian menodongkan benda mirip senjata api (pistol) dan satu orang lagi mencolok mata korban dengan menggunakan jari tangan," ujat Kristanto.

Akibat penganiayaan yang dilakukan pada 6 Juli 2019 tersebut, lanjut Kasat, korban mengalami luka di kepala bagian atas dan harus dilarikan ke RSUD Muara Teweh.

"Dari hasil penyelidikan Unit Pidum dan Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut, diduga pelaku yang memukul kepala korban dengan menggunakan gelas adalah orang yang berinisial At,"ucapnya.

Kemudian Unit Buser dan Unit Pidum melakukan pencarian terhadap tersangka ke rumahnya dan berbagai tempat lainnya yang diduga sebagai tempat persembunyian, namun At tidak ditemukan. 

Berdasarkan informasi,  tersangka  sempat melarikan diri ke Kota Surabaya, Jawa Timur. "Tersangka berhasil kita amankan jalan Imam Bonjol, RT. 26, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Sabtu 10 Agustus 2019 sekitar pukul 21.45 WIB. Pelaku dalam hal ini akan disangkakan Pasal 351 KUHP," jelas Kasat. (RAMADHANI)

Berita Terbaru