Ada Rencana Turunkan Hujan Buatan

  • Oleh Budi Yulianto
  • 13 Agustus 2019 - 21:42 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya penanggulangan atas terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan pemerintah bersama pihak terkait, baik melalui jalur darat maupun udara.

Tidak hanya itu, rapat koordinasi menyatukan pemikiran juga ditingkatkan. Jika kondisi cuaca masih kemarau, pemerintah berencana untuk menurunkan hujan buatan.

"Sudah ditandatangani pak sekda, meminta kepada BNPB terkait dengan kemungkinan hujan buatan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran atau BPB-PK Kalteng, Mofit Saptono Subagio, Selasa, 13 Agustus 2019.

"Namun apakah unsur dari pada hujan buatan bisa memenuhi secara klimatologi itu belum tahu," imbuhnya.

Mofit menuturkan salah satu kendala dalam upaya pemadaman saat ini adalah ketersediaan air yang minim. Soal sumur bor yang dibangun beberapa tahun lalu ada yang berfungsi ada pula yang tidak.

"Tidak berfungsi itu disamping karena memang persoalan perawatan pipa, juga memang water tablenya sudah di bawah. Informasi dari BRG (Badan Restorasi Gambut), antara 0,7 sampai 1,6 dari water table normal. Artinya permukaan air turun sehingga tidak terjangkau oleh sumur bor," imbuhnya.

"Sampai dengan saat ini, kita tetap melakukan upaya sosialisasi dan berharap ada kesadaran dari masyarakat," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)

Berita Terbaru