Lomba Kelotok Hias untuk Pertahankan Budaya

  • Oleh Norhasanah
  • 14 Agustus 2019 - 20:46 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Lomba kelotok hias merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sukamara untuk memperhatan budaya. Khususnya budaya yang sudah ada sejak lampau.

"Ini dalam rangka, katakanlah membudayakan ataupun mempertahankan budaya-budaya terdahulu," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio, Rabu, 14 Agustus 2019.

Dia mengharapkan, dengan adanya hal-hal seperti ini, dapat menggali dan meningkatkan kreativitas masyarakat. Sekaligus memberikan hiburan untuk warga.

Windu mengatakan, kegiatan kelotok hias juga rangkain dari kegiatan hudaya betawakan yang setiap tahunnya diadakan dalam memeriahkan hari-hari besar Islam. Dan tahun ini sekaligus menyemarakan Hari Kemerdekaan RI ke 74 tahun.

"Budaya betawakan ini, mungkin cuma ada di Sukamara, yang kemudian diiringi dengan lomba kelotok hias. Ini sebagai warisan leluhur yang harus kita lestarikan bersama, sebagai bentuk kecintaan dan persatuan antar warga Kabupaten Sukamara," ujarnya.

Kegiatan yang dipusatkan di pelabuhan speed boat tersebut diikuti 25 peserta. Terdiri 9 peserta kategori kelotok besar dan 16 peserta kelotok berukuran kecil. (NORHASANAH/B-11)

Berita Terbaru