Butuh Dua Pekan untuk Pastikan Kejiwaan Terduga Pembakar Lahan

  • Oleh Agus Priyono
  • 15 Agustus 2019 - 12:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Polres Palangka Raya membutuhkan waktu dua pekan untuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku pembakar lahan bernama Har, 43, yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Nandi Indra Anugrah mewakili Kapolres AKBP Tinbul RK Siregar, mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan RSJ Kalawa Atei masih harus melakukan observasi lebih lanjut untuk bisa memastikan kondisi kejiwaan Haryadi.

"Hasilnya masih belum diketahui. Karena masih butuh observasi terhadap pelaku. Paling tidak dua minggu baru bisa terlihat hasilnya," ujar Nandi Indra saat dihubungi via telepon, Kamis, 15 Agustus 2019.

Kasat Reskrtim menambahkan, terduga pelaku saat ini dibawa ke RSJ Kalawa Atei, lantaran pernyataannya yang selalu berubah-ubah saat diinterogasi oleh petugas. Sehingga membuat keterangannya tersebut diragukan oleh tim penyidik.

"Saat pemeriksaan pelaku memang menunjukkan indikasi adanya gangguan jiwa. Jadi kami bawa ke RSJ Kalawa Atei. Tunggu saja hasil dari rumah sakit bagaimana," pungkasnya.

Haryadi sebelumnya ditangkap Satuan Polisi Paming Praja Kota Palangka Raya karena kedapatan membakar lahan di Jalan G Obos XIV. Dari tangan pelaku, Satpol PP mengamankan barang bukti berupa sebuah kaleng hijau dengan sumbu api di atasnya yang diduga sebagai alat untuk pelaku membakar lahan. (AGUS/B-3)

Berita Terbaru