Anggota Paskibraka Mengaku Lega, Setelah Bertugas Menaikkan Bendera

  • Oleh Wahyu Krida
  • 17 Agustus 2019 - 11:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sesaat setelah bubar barisan, pasca menyelesaikan tugasnya menjadi penggerek, pengulur dan pembentang Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke 74 RI di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu, 17 Agustus 2019, raut kebahagiaan nampak jelas dari 3 anggota Paskibra yang menjalankan tugas tersebut.

Tiga anggota Paskibra tersebut yaitu Yudi Lupiyadi siswa SMK 3 Kumai warga Jalan DPR Perum Dara Griya Indah Kecamatan Kumai selalu pengulur tali, Galih Lokantara siswa SMAN 1 Pangkalan Bun, warga Jalan Bhayangkara, Desa Pasir Panjang selaku pembentang bendera  dan Toha Munawar siswa SMK 1 Pangkalan Banteng warga Jalan Desa Karang Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng.

Kepada www.borneonews.co.id ketiganya mengaku sama sekali tidak menyangka terpilih menjadi angfota pasukan 8 yang bertugas menaikkan Bendera Merah Putih.

"Memang kami semua merasa grogi. Namun berkat bimbingan pelatih yang terus memberikan semangat dan latihan, agar kami bisa melaksanakan tugas dengan baik. Alhamdulilah tugas busa dilaksanaknan dengan lancar. Rasa deg degan langsung hilang seketika," ujar Yudi.

Saat terpilih menjadi petugas pengibar bendera dalam pasukan 8, mereka mengaku mendapatkan latihan ekstra dari para pelatih.

"Karena tentunya kami tidak mau ada kesalahan sedikitpun selama bertugas. Bila itu terjadi tentunya bakal nampak jelas oleh hadirin," ujar Toha.

Mereka mengatakan, pelatih menambah porsi latihan ekstra selama sehari dalam hal teknis dan penaikkan bendera.

"Terutama saat membentangkan Bendera Merah Putih.  Resiko terbesar yang kemungkinan bisa dialami adalah membelitnya bendera saat dibentangkan. Namun dengan latihan intensif berupa penguatan mental dan teknis, Alhamdulilah tugas bisa dilaksanakan dengan baik," ujar Galih. (WAHYU KRIDA/m)

Berita Terbaru