Direktur BUMD akan Pikirkan agar Bajakah Bisa Jadi Rupiah Bagi Masyarakat

  • Oleh Naco
  • 17 Agustus 2019 - 15:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Booming-nya Bajakah sejak diklaim mampu mengobati penyakit mematikan di dunia yakni kanker membuat Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kotawaringin Timur, H Sidi Ihsan Nur tengah memikirkan bagaimana itu bisa menghasilkan rupiah bagi masyarakat.

"Saat ini tengah kita pikirkan, bagaimana Bajakah ini masyarakat yang mengumpulkan kita yang mengepulkannya," kata Iksan, di sela-sela mengikuti upacara HUT RI, di Stadion 29 Nopember Sampit, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Ihsan mengaku tertarik agar Bajakah bisa dikembangkan di Kotim melalui BUMD. Karena ia yakin, Bajakah di Kotim cukup banyak tinggal bagaimana memikirkan seperti apa pola pemasarannya.

Itulah kata dia yang kini tengah dipikirkan agar manfaat dari Bajakah itu bisa dikelola oleh masyarakat dengan BUMD tersebut. Karena melalui BUMD berbagai bentuk usaha dan kegiatan mampu dikembangkan dalam rangka mendorong percepatan kesejahteraan dan kemajuah bagi daerah.

Menurut Ihsan, banyak yang bisa dikembangkan melalui BUMD tersebut, agar apa yang selama ini belum tergarap dengan baik bisa dimaksimalkan melalui BUMD tersebut.

"Sama seperti sarang burung walet, saya sangat tertatik juga agar itu bisa dikelola oleh BUMD. Misalnya jadi pengepulnya, apalagi di Kotim penghasil sarang burung walet yang cukup besar," kata Ihsan.

Kendati menilai bajakah bisa menjadi primadona, tetapi Ihsan menegaskan jangan sampai meninggalkan kearifan lokal.

.Jangan sampai anak cucu kita malah tidak kenal bajakah, hanya jadi cerita untuk anak cucu kita. Bisa eksploitasi bajakah tetapi tetap harus memerhatikan kearifan budaya lokal,” tegasnya.

Iksan ditunjuk sebagai Direktur BUMD Kabupaten Kotim belum lama ini, sejumlah sektor yang rencanakan akan digarap yakni pelabuhan hingga pabrik kelapa sawit. (NACO/B-2)

Berita Terbaru