Bupati Katingan Ingatkan Warga Tidak Asal Konsumsi Akar Bajakah

  • Oleh Abdul Gofur
  • 17 Agustus 2019 - 16:52 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas mengingatkan kepada warganya agar tidak asal mengonsumsi akar bajakah untuk obat.

Alasannya karena tidak semua akar bajakah cocok untuk obat atau menyembuhkan suatu penyakit.

"Tidak semua akar bajakah  bisa dijadikan obat, karena akar bajakah ada banyak jenisnya dan ada yang beracun," kata Bupati Katingan Sakariyas usai menghadiri upacara HUT kemerdekaan RI ke 74 di halaman kantor bupati, Sabtu, 17 Agustus 2019. 

Menurut Bupati Sakariyas, untuk jenis akar  bajakah yang biasa dijadikan obat oleh warga Dayak Katingan sejauh ini dikenal dengan nama kayu lamei.

"Kayu lamei ini kalau kita potong airnya keluar. Dan ini yang biasanya untuk obat. Jadi jangan asal kayu bajakah bisa dijadikan obat," katanya.

Menurutnya, akar bajakah juga ada yang beracun. Biasanya jenis akar bajakah beracun ini digunakan warga meracun ikan di sungai atau danau.

"Biasanya untuk mencari ikan di sungai juga pakai akar bajakah juga, jadi hati-hati mengkonsumsi akar bajakah untuk obat itu," imbaunya.

Sementara itu dari informasi yang dikumpulkan borneonews.co.id sejauh ini tidak jarang warga di Kabupaten Katingan pergi ke hutan untuk mencari akar bajakah itu. (ABDUL GOFUR/B-5) 

Berita Terbaru