Sopir Ambulans Meninggal Dunia Dibunuh Pakai Pisau Dapur 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 18 Agustus 2019 - 09:15 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang sopir ambulans PT Maju Aneka Sawit (MAS) berinisial TT (32), tewas bersimbah darah setelah diserang secara membabi buta oleh WD (31) dengan menggunakan pisau dapur, Sabtu, 17 Agustus 2019. 

"Seorang korban tewas dengan beberapa luka tusukan di punggung dan belakang kepalanya, hingga tewas saat berada di klinik perusahaan tersebut," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Kota Besi Iptu M Irfan Ali Reza, Minggu, 18 Agustus 2019. 

Pembunuhan tersebut dilakukan tersangka di dalam aula perusahan yang berada di Desa Tanah Putih, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Saat itu korban sedang duduk di dekat istri pelaku dan juga dua orang temannya. 

Lalu datang pelaku dengan membawa pisau dapur yang dipinjamnya dari sebuah warung. Tanpa ada omongan apapun, ia langsung menusuk korban dari belakang dengan cara membabi buta. 

Hal itupun membuat karyawan sekitar hiseris. Bahkan sang istripun berupaya menenangkan suaminya tersebut. Hingga akhirnya sejumlah karyawan dan pihak keamanan perusahaan mengamankan pelaku. 

Sedangkan korban mengalami luka robek di lengan kiri bagian bawah, kepala bagian belakang dan ketiak sebelah kanan. Selain itu ada juga luka tusuk di bagian punggung tulang belakang, punggung sebelah kanan, pundak sebelah kanan belakang, pundak kiri belakang.

"Selain itu, ada juga dua luka tusuk di bagian pundak depan sebelah kiri dan luka tusuk di leher sebelah kiri," terang Irfan. 

Sementara tersangka sudah mereka amankan, dan masih dalam pemeriksaan mendalam. Terkait motif hingga nekat menghabisi nyawa seseorang. (MUHAMMAD HAMIM/m) 

Berita Terbaru