Warga Banjarmasin Tewas di Lapak Dadu Gurak

  • Oleh Uriutu
  • 18 Agustus 2019 - 18:02 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Seorang laki-laki berinisial RS (50), warga Jalan Pekapuran Raya Gang Bambu Indah, RT 016 RW 001, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ditemukan tewas.

Korban meninggal di lapak dadu gurak diacara adat di Kelurahann Jelapat, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Sabtu 17 Agustus 2019 sekitar pukul 23.30 WIB.

Kapolsek Dusun Selatan IPDA Abi Karsa mewakili Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan mengungkapkan penemuan mayat korban tersebut berdasarkan laporan masyarakat.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki dewasa meninggal di salah satu lapak dadu gurak,” kata Abi Karsa kepada Borneonews, Minggu 18 Agustus 2019 sore.

Mendapatkan laporan tersebut, anggota meluncur ke lokasi kejadian. Kemudian jasad korban dibawa ke RS Jaraga Sasameh Buntok.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar menurut keterangan petugas kamar mayat tidak ditemukan adanya bekas tindak kekerasan pada tubuh korban.

Dari dalam tas yang dibawa korban selain identitas juga ditemukan obat-obatan untuk penderita asma. “Dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit asma,” ucapnya.

Pihaknya ptelah menghubungi keluarga korban di Banjarmasin untuk memberitahukan bahwa ada anggota keluarga mereka meninggal.

Adapun barang korban yang ditemukan di dalam tasnya yakni obat amoxilin, obat curcuma plus, neo napasin, minyak urut GPU gandapura, 1 lembar kertas resep obat serta uang tunai Rp 30 ribu.

Kemudian 2 sachet sampok, 2 sachet tisu, sabun mandi, 3 bungkus roti, selimut, bantal busa dibungkus plastik bening, kantong plastk berisikan pakain. Serta kartu keluarga, BPJS, kartu berobat RSUD Ulin Banjarmasin dan handuk. (URIUTU DJAPER/B-6)

Berita Terbaru