Bajakah Terlalu Dini Katakan Obat

  • Oleh Agus Priyono
  • 18 Agustus 2019 - 19:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kayu bajakah yang menjadi viral belakangan ini, pascadikenalkan siswa SMAN 2 Palangka Raya sebagai tanaman yang mampu mengobati kanker payudara, ternyata masih terlalu dini dikatakan sebagai obat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Samsul. Menurutnya perlu ada penelitian lebih lanjut terkait khasiat bajakah.

Ia mengatakan, penelitian perlu dilakukan guna mengetahui apa saja yang terkandung dalam bajakah. Sehingga  aman digunakan masyarakat.

"Untuk saat ini kita masih belum bisa menyimpulkan kayu bajakah adalah obat. Masih terlalu dini untuk itu, perlu adanya penelitian lebih lanjut oleh para ahli," ujar Suyuti, Minggu, 18 Agustus 2019.

Ia menambahkan, selain bajakah, terdapat tanaman lain yang ternyata juga mengandung senyawa untuk melawan kanker. Di antaranya bunga tapak dara dan hingga pohon pinus.

"Banyak tanaman lain yang mengandung zat mematikan sel kanker. Jadi perlu penelitian jangan terlalu cepat menyimpulkan, karena bajakah ini banyak jenisnya," sebut dia. (AGUS/B-3)

Berita Terbaru