Masyarakat Jagangan Eksploitasi Hutan demi Bajakah

  • Oleh Agus Priyono
  • 18 Agustus 2019 - 21:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Di tengah viralnya akar bajakah sebagai obat penyembuh kanker, membuatnya banyak diburu masyarakat untuk dijual.

Melihat fenomena tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Samsul mengimbau masyarakat untuk tidak mengeksploitasi hutan hanya demi berburu keuntungan ekonomi sesaat.

Menurutnya, jika bajakah terlanjur dieksploitasi hingga habis tidak akan ada lagi bajakah yang bisa dimanfaatkan untuk penelitian.

"Masyarakat jangan mengeksploitasi kayu bajakah itu sampai habis. Bagaimana para ahli bisa melajukan penelitian lebih lanjut jika bahan bakunya habis," pungkas Suyuti, Minggu, 18 Agustus 2019.

Ia menambahkan, masyarakat juga jangan salah kaprah dalam menyikapi fenomena bajakah. Bajakah sebagai herbal yang diyakini bisa menyembuhkan kanker itu masih perlu diteliti. Jadi masyarakat tetap harus memprioritaskan penanganan medis dalam pengobatan kanker.

"Masih terlalu dini untuk itu, perlu adanya penelitian lebih lanjut oleh para ahli. Jadi masyarakat jangan sesekali meninggalkan perawatan medis hanya karena mendengar jika kayu bajakah bisa sembuhkan kanker. Sebab kayu ini secara medis belum dilakukan penelitian," tuturnya. (AGUS/B-3)

Berita Terbaru