Sejumlah Wilayah di Katingan Mulai Krisis Air Bersih

  • Oleh Abdul Gofur
  • 19 Agustus 2019 - 19:56 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah wilayah di Kabupaten Katingan mulai krisis air bersih. Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Akhmad Rubama, Senin, 19 Agustus 2019 mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah itu.

Selain di unit permukiman transmigrasi atau UPT Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan, pihaknya juga menyalurkan air bersih melalui armadanya ke wilayah Desa Hampalit Km 30 arah Tumbang Samba Kecamatan Katingan Hilir. Kedua wilayah ini sejak sepekan terakhir mengalami krisis air bersih menyusul musim kemarau tahun ini.

Ahmad Rubama mengatakan, air bersih yang didistribusikan ke wilayah itu berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Kabupaten Katingan 

Sedangkan kendaraan atau armada yang digunakan menggunakan mobil tangki pihak BPBD.

Direktur PDAM Kabupaten Katingan, Adiansyah membenarkan jika pihaknya bekerjasama dengan BPBD Katingan dalam beberapa hari terakhir terlibat dalam pendistribusian air bersih di sejumlah wilayah, seperti UPT Hiyang Bana dan Desa Hampalit Km 30 arah Tumbang Samba.

Menurut Adiansyah, air bersih yang didistribusikan itu gratis alias tidak bayar. Untuk keperluan air minum, kata Adiansyah, warga di dua wilayah ini membeli air galon isi ulang. Sedangkan bantuan air bersih yang ada digunakan sebagai mandi, cuci dan kakus atau MCK.

Biasanya warga di dua wilayah ini mengandalkan air parit atau sumur, namun pada musim kemarau ini air yang ada mulai kering dan sulit didapat.(ABDUL GOFUR/B-2).

Berita Terbaru