Parade Band dan Bazar Kuliner di Museum Kayu Sampit Sepi Pengunjung

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 19 Agustus 2019 - 23:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pembukaan parade band, seni budaya, dan bazar kuliner di Museum Kayu, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin, 19 Agustus 2019 malam, sepi pengunjung.

Sepinya pengunjung tersebut terlihat saat pembukaan yang juga diwarnai hujan gerimis. Yang datang hanya tamu undangan dan panitia. Pengunjung atau penonton terlihat sedikit.

Bahkan, sejumlah stan bazar kuliner yang berada di samping kanan panggung juga terlihat sepi dari pembeli. Tidak hanya itu, saat grup band tampil, penonton hanya dari kalangan tamu undangan.

Tidak diketahui persis hal tersebut terjadi, namun kemungkinan besar akibat cuaca gerimis dan kurangnya promosi dari panitia. Sehingga, tidak banyak masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan tersebut. 

Adapun kegiatan itu dibuka Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri. Turut hadir, Sekretaris Daerah, Halikinnor, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Fajrurrahman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hawianan, Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin, dan sejumlah pejabat lainnya.

"Kegiatan ini merupakan event hiburan rakyat seni budaya, dalam rangka menyemarakkan HUT ke-74 Kemerdekan Republik Indonesia," kata Taufiq.

Kegiatan ini menampilkan kreativitas masyarakat Kotim, terutama para pecinta seni dan budaya. Diharapkan, nantinya turut membangun masyarakat daerah ini yang hebat dan bermartabat melalui bidang seni serta budaya. 

"Saya juga berharap dengan kegiatan ini dapat memotivasi para seniman, budayawan, pemerhati, dan organisasi kesenian untuk terus mengembangkan kreativitasnya," harap Taufiq. 

Dia juga menyebutkan pentingnya makna kebudayaan dalam rangka memperkokoh jati diri bangsa, khusunya masyarakat Kotim agar tidak tergerus dengan derasnya arus globalisasi dan modernisasi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru