Pemprov Bakal Bentuk Tim Penelitian Akar Bajakah

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 Agustus 2019 - 20:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan membentuk tim untuk meneliti lebih jauh manfaat dari akar Bajakah. Langkah ini diambil setelah dilakukan rapat koordinasi melibatkan berbagai instansi di Aula Eka Hapakat, lantai III, kantor gubernur Kalteng, Selasa, 20 Agustus 2019.

"Kami akan membentuk tim untuk bagaimana proses penelitian lebih lanjut," kata Sekda Kalteng Fahrizal Fitri.

Tim nantinya juga akan mengecek soal ketersediaan termasuk rencana untuk mematenkan hasil temuan itu. Tidak hanya itu, juga meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi ekploitasi besar-besaran terhadap akar tersebut. 

"Kemudian, juga mengawasi terkait peredarannya dan kita juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat," ungkapnya.

"Karena akar Bajakah sekitar 200 lebih jenisnya dan belum tentu sama kasiatnya. Ada di antaranya juga beracun," imbuhnya.

Untuk saat ini, lanjut sekda, pihaknya menyetop peredaran Bajakah keluar dari Kalteng. Pemerintah juga berencana mengedarkan surat gubernur Kalteng soal larangan itu.

"Sesegera mungkin riset (penelitian) akan kita lakukan. Kemudian juga menertibkan hak patennya. Oleh sebab itu, kita harapkan keterbukaan dari orangtua siswa soal resepnya agar bisa menjadi sampel," tutur sekda. 

Rapat koordinasi itu menghadirkan berbagai pihak termasuk 3 siswa-siswi SMAN 2 Palangka Raya yang sukses dalam karya ilmiahnya di ajang internasional, yakni menyembuhkan kanker menggunakan akar Bajakah.

Mereka adalah Aysa Aurealya Maharani (kelas XII), Anggina Rafitri (kelas XII) dan Yazid Rafli Akbar (kelas XI). (BUDI YULIANTO/B-2/Adv)

Berita Terbaru