Bajakah Temuan Siswa SMAN 2 Masih Panjang untuk Bisa Jadi Obat Tradisional

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 Agustus 2019 - 21:06 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul mengapresiasi kerja keras siswa SMAN 2 Palangka Raya yang mampu juara internasional dalam karya ilmiah menggunakan akar bajakah. 

Namun, Suyuti mengingatkan bahwa bajakah untuk bisa menjadi obat tradisional, prosesnya masih sangat panjang. Hal ini disampaikan Suyuti dalam rapat koordinasi di Aula Eka Hapakat, lantai III, kantor gubernur Kalteng, Selasa, 20 Agustus 2019.

"Ada 2 kelompok obat, modern atau medis dan tradisional. Kalau sudah jadi obat tradisional berarti telah terbukti khasiat dan keamanannya telah teruji," kata Suyuti.

"Apa yang sudah dilakukan adik-adik SMA ini kami mengapresiasi. Namun apa yang diuji adik-adik masih sangat panjang untuk bisa menjadi obat tradisional," bebernya.

Oleh sebab itu, inilah yang harus dipikirkan untuk bagaimana agar akar Bajakah bisa menjadi obat tradisional. Suyuti juga memberikan gambaran soal rencana dipatenkan.

"Bajakah bisa dipatenkan tapi harus ditemukan bahwa Bajakah tidak ada di daerah lain. Endemiknya disini. Kemudian cara mengolah juga bisa dipatenkan. Tetapi tergantung penemunya bagaimana apakah mau agak tidak," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)

Berita Terbaru