Sudah Tiga Kali Keracunan Massal Terjadi di Kapuas Selama 2019

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 20 Agustus 2019 - 21:38 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tercatat sudah tiga kali terjadi kasus keracunan massal di Kabupaten Kapuas selama 2019.

Tiga kasus itu dimulai dari keracunan massal di Desa Lamunti Permai (A1), Kecamatan Mantangai pada awal Mei lalu, kemudian di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak pada 23 Mei, dan yang baru terjadi pada Minggu, 18 Agustus 2019.

"Iya sudah tiga kali tahun ini kasus keracunan. Pertama di Lamunti, kedua di Desa Narahan, dan ketiga Ini di Dadahup," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Apendi kepada wartawan, Selasa, 20 Agustus 2019.

Dari tiga kasus yang terjadi, rata-rata penyebannya dari bahan baku makanan.

"Makanya kami mengimbau SOPD sektor lain bekerja sama untuk melihat bahan bakunya. Apakah itu ada yang kedaluwarsa dan sebagainya?," kata dia.


Dinkes juga terus menyosialisasikan pentingnya memperhatikan pangan dari desa ke desa hingga kecamatan. Mengingat peristiwa keracunan massal terjadi berulang-ulang.

"Jadi masyarakat harus diinformasikan tentang bagaimana penanganan makanan untuk dikonsumsi biar sehat, baik itu cara pengolahan, penyimpanan, maupun jangka waktunya," tuturnya 

"Kami tidak berhenti menginformasikan kepada masyarakat. Karena tidak mudah mengubah perilaku masyarakat. Dengan sosialisasi ke desa dan kecamatan," tuntasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-3)

Berita Terbaru