Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tawarkan Penelitian Akar Bajakah

  • Oleh Budi Yulianto
  • 20 Agustus 2019 - 23:18 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serius  menindaklanjuti temuan akar bajakah yang disebut-sebut bisa menyembuhkan kanker. 

Namun, perlu dilakukan penelitian lebih jauh mengingat jenisnya bajakah ada ratusan dengan khasiat berbeda-beda. Bahkan ada di antaranya yang beracun.

Bentuk keseriusan tersebut ditindaklanjuti dengan menggelar rapat koordinasi melibatkan berbagai pihak pada Selasa, 20 Agustus 2019. Poin utama adalah akan membentuk tim untuk melakukan penelitian.

Beberapa orang dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Litbang Kesehatan, Kementerian Kesehatan pun turut hadir. 

Pada kesempatan itu, pihaknya menawarkan untuk melakukan penelitian. "Kami sebagai lembaga pemerintah, menawarkan ke adik-adik untuk bisa melakukan penelitian bersama," kata Rohmat Mujahid, salah satu perwakilan dari Balai Besar Penelitian tersebut. 

Menurutnya, langkah penelitian harus cepat dilakukan mengingat akar bajakah sudah begitu viral. Soal fasilitas penelitian tidak perlu diragukan karena sudah lengkap.

"Kalau ujinya secara ilmiah menggunakan hewan, membutuhkan waktu lama. Bisa berbulan-bulan. Tapi di tempat kami, memiliki peralatan dan kemampuan melakukan uji lebih cepat secara invitro. Kalau memakai itu, tidak perlu berbulan-bulan. Hanya beberapa minggu saja dan itu efektif serta bisa dipertanggungjawabkan," bebernya.

Ia menambahkan, uji terhadap akar bajakah juga bisa dilakukan secara bersama-sama. "Tapi kalau adik-adik sudah dikontrak oleh pihak lain ya dipersilakan. Kami di sini menyampaikan siap jika diajak kerja sama dalam rangka penelitian," pungkasnya. (BUDI YULIANTO/B-3)

Berita Terbaru