Ini Daftar 42 Perusahaan Tercatat Ikuti Public Expose Live 2019

  • Oleh Testi Priscilla
  • 21 Agustus 2019 - 17:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 42 perusahaan tercatat dijadwalkan untuk berpartisipasi dan melakukan paparan publik dalam acara Public Expose Live 2019. Hal ini disampaikan Kepala BEI Kalteng, Stephanus Cahyanto Kristiadi saat dimintai konfirmasi Borneonews usai menyampaikan rilis pers dari BEI Pusat di Jakarta.

"Kriteria perusahaan yang dipilih adalah berurutan berdasarkan Indeks Kompas100 dan LQ45 yang belum melakukan paparan publik, Perusahaan Tercatat dengan kapitalisasi pasar tinggi namun tidak masuk dalam indeks, dan kriteria terakhir adalah Perusahaan Tercatat yang baru mencatatkan saham perdananya di BEI," kata Kris pada Rabu, 21 Agustus 2019.

Perusahaan-perusahaan tercatat tersebut menurutnya dibagi menjadi dua periode untuk memberikan paparan publik dalam acara Public Expose Live 2019.

"Untuk periode pertama pada 19 sampai dengan 21 Agustus 2019 terdapat 24 Perusahaan Tercatat yang memberikan paparan publik," tuturnya.

Perusahaan-perusahaan ini ialah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, PT Medikaloka Hermina Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Medco Energi Internasional Tbk.

Kemudian, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, PT Waskita Beton Precast Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Kalbe Farma Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Sarana Menara Nusantara Tbk, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya Beton Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk.

"Kemudian untuk periode kedua pada 26 sampai dengan 28 Agustus 2019 terdapat 18 Perusahaan Tercatat yang akan memberikan paparan publiknya," lanjutnya.

Mereka adalah PT Astra International Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT United Tractors Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan

Nasional Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Adaro Energy Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, PT Gudang Garam Tbk, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Lippo Karawaci Tbk, PT AKR Corporindo Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Bank Permata Tbk dan PT Elnusa Tbk.

"Meskipun dapat disaksikan melalui Webinar, investor institusi turut diundang untuk menghadiri acara Public Expose Live 2019 dengan tatap muka secara langsung. Investor institusi yang dimaksud adalah perwakilan dari Analis Perusahaan Sekuritas, Manajer Investasi, Asuransi, Dana Pensiun, Pengurus Asosiasi Analis Efek Indonesia, Pengurus Asosiasi Dana Pensiun Indonesia, dan Pengurus Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia atau APRDI," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)

Berita Terbaru