Ini Imbauan Kepala BPOM Sikapi Maraknya Penjualan Akar Bajakah 

  • Oleh Budi Yulianto
  • 21 Agustus 2019 - 20:46 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM Palangka Raya, Trikoranti Mustikawati mengeluarkan sejumlah poin imbauan untuk masyarakat terkait maraknya beredar penjualan akar Bajakah.

"Pertama, jangan melakukan eksploitasi secara besar-besaran. Kemudian, jangan sembarangan, sebelum terbukti secara ilmiah bahwa tanaman ini memiliki khasiat sebagaimana yang disebutkan (mengobati kanker)," pesan Trikoranti, Rabu, 21 Agustus 2019.

Kedua, masyarakat tidak mudah percaya dengan klaim penjualan di pasaran sebelum terbukti kebenarannya. Hal ini karena belum ada izin edar dari BPOM. 

Selanjutnya, BPOM berencana untuk melakukan pengawasan dengan turun langsung ke lapangan. Tujuannya memberikan edukasi agar tidak salah kaprah menanggapi akar Bajakah yang sedang viral. 

"Kami berencana melakukan pengawasan dalam hal pembinaan dan tentunya akan berkoordinasi dengan lintas sektoral," kata dia.

Menurutnya, hal itu dilakukan supaya pelaku usaha tidak memberikan suatu penandaan atau klaim secara berlebihan.

"Apabila pelaku usaha memang ingin mengajukan atau didaftarkan sebagai obat tradisional, kami akan melakukan pembimbingan, pengawalan sehingga bisa mendapatkan nomor izin edar," tuturnya.

Di sisi lain, BPOM juga siap melakukan pendampingan dan terlibat langsung apabila ada penelitian akar Bajakah lebih lanjut. (BUDI YULIANTO/B-11)

Berita Terbaru