Dibom Hingga Habiskan 172 Ribu Liter Air, Kebakaran Lahan Arah Jalan Talian Kereng Belum juga Padam

  • Oleh Abdul Gofur
  • 22 Agustus 2019 - 16:20 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Lahan yang terbakat di jalan arah Desa Talian Kereng Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan sejauh ini sudah pernah dibom air dengan pesawat helikopter hingga menghabiskan 43 kantung atau 172 ribu liter.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Akhmad Rubama, Kamis, 22 Agustus mengatakan, helikopter yang melakukan pengeboman air di lahan terbakar di Desa Talian Kereng itu dilakukan pada Senin, 20 Agustus 2019.

"Mulai ngebom sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai pukul 16.30 WIB," kata Akhmad Rubama. 

Namun saat itu, kata dia sejumlah wilayah Kabupaten Katingan terjadi hujan lebat mulai sekitar pukul 15.30 WIB hingga menjelang malam hari.

"Saat itu memang dengan adanya pengeboman dan turun hujan cukup membantu pemadaman lahan di Katingan, termasuk di jalan arah menuju Desa Talian Kereng itu," katanya.

Akan tetapi, kata Akhma Rubama, hujan dan pengeboman air melalui pesawat helikopter itu sifatnya hanya memadamkan bagian atas saja. Sementara yang bagian bawah masih belum sepenuhnya padam.

"Meski keesokan harinya kembali ada hujan, tapi ternyata belum sepenuhnya bisa memadamkan lahan di wilayah itu, bahkan kemarin lahan tersebut kembali terbakar," katanya.

Akhmad Rubama mengatakan untuk sementara waktu tim gabungan terus melakukan pemadaman, namun jika kondisinya sudah tidak memungkinkan maka pihaknya bakal kembali meminta bantuan provinsi mendatangkan helikopter guna pengeboman lewat udara. "Kemarin itu ada 43 kantung air yang dibom melalui helikopter atau setara 172 ribu liter, dan memang cukup membantu," imbuh Akhmad Rubama. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru