PDAM Kapuas Terapkan Sistem Gilir Pasok Air ke Pelanggan

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 23 Agustus 2019 - 12:22 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Kapuas terpaksa menerapkan sistem gilir untuk memasok air ke pelanggan, karena air Sungai Kapuas Murung yang biasanya dijadikan air baku itu terintrusi air laut.

Sehingga saat ini PDAM Kapuas hanya mengandalkan instalasi cadangan yang ada di Palingkau dengan kapasitas masih terbatas untuk mendapat air baku tidak terinstrusi air laut.

"Karena pada musim kemarau saat ini kemampuan hanya mampu memproduksi air 50 persen dari kapasitas yang ada," ucap Direktur PDAM Kapuas Agus Cahyono, Jumat, 23 Agustus 2019.

Untuk itulah pihaknya menerapkan sistem gilir agar pelanggan masih dapat terlayani dengan keterbatasan yang ada. Dengan membagi dua wilayah di seputaran Kota Kuala Kapuas untuk pendistribusian air.

PDAM Kapuas menjadwalkan giliran air mengalir untuk wilayah I yaitu mulai Agustus 2019 tanggal 21, 23, 25 dan seterusnya selang satu hari.

Sedangkan untuk jadwal giliran air mengalir untuk wilayah II yaitu mulai Agustus 2019 tanggal 22, 24, 26 dan seterusnya selang satu hari.

"Jadwal itu berlaku sampai kondisi air kembali normal," kata Agus.

Lebih lanjut, Agus sangat berkeinginan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada para pelanggan, akan tetapi karena keterbatasan kapasitas produksi atau kondisi sehingga terpaksa menjadwalkan giliran.

"Kami memohon maaf kepada para pelanggan PDAM, karena adanya gangguan aliran air bersih," tukasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)

Berita Terbaru