Ketua TP PKK Barito Utara Buka Lomba Masak Serba Ikan dan Festival B2SA Tahun 2019

  • Oleh Ramadani
  • 23 Agustus 2019 - 19:50 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar lomba masak serba ikan ke-4 tingkat Kabupaten Barito Utara tahun 2019 dan festival pangan lokal B2SA.

Lomba itu berlangsung setelah diadakannya pelatihan inovasi masak serba ikan dan pelatihan pangan lokal Beragam, Berisi, Seimbang dan Aman (B2SA). 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara Hj Sri Hidayati Nadalsyah di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Jumat 23 Agustus 2019.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara,  Sugeng menyampaikan, lomba masak serba ikan ke-4 tingkat Kabupaten Barito Utara dan festival pangan lokal B2SA Kabupaten Barito Utara Tahun 2019 ini merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan memasak menu keluarga yang berbahan baku ikan dan mendorong penerapan konsumsi pangan B2SA dengan memanfaatkan olahan pangan lokal. 

"Lomba dilaksanakan selama satu hari yang diikuti oleh sembilan tim penggerak PKK Kecamatan se-Kabupetan Barito Utara," jelas Sugeng.

Untuk tim penilai lomba masak serba ikan ke-4 Tingkat Kabupaten Barito Utara dan festival pangan lokal B2SA Kabupaten Barito Utara Tahun 2019 yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara  Hj Sri Hidayati Nadalsyah, guru tata boga SMKN 3 Palangka Raya , Tri Rasniati, Tanti Ilawati dari Persatuan Ahli Gizi, dan Sudrajat dari Chef Hotel Armani.

Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj Sri Hidayati Nadalsyah mengatakan, lomba dan festival yang dilaksanakan merupakan bentuk dukungan Kabupaten Barito Utara terhadap Program Nasional Gerakan Memasyarakat Makan Ikan (Gemarikan) yang telah dicanangkan sejak 2014. 

"Tujuannya adalah untuk meningkatkan konsumsi masyarakat akan ikan, khususnya di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan," ucap Sri Hidayati. 

Selain itu, Sri Hidayati juga berharap agar kegiatan ini mampu menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah potensi bahan pangan lokal menjadi pangan yang sehat dan aman dengan komposisi gizi yang seimbang.(RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru