Pengamat Sebut Kalteng Putra Hadapi Laga Berat kontra Bhayangkara FC

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 25 Agustus 2019 - 14:52 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kalteng Putra akan menghadapi laga berat melawan Bhayangkara FC, setelah menelan kekalahan dua kali beruntun.

Pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia pekan ke - 16 itu akan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya, dan disiarkan secara langsung di Indosiar pada Minggu, 25 Agustus 2019 pukul 15.00 WIB.

Pengamat sepak bola Yusro Arodi mengatakan, Kalteng Putra harus bisa mengalahkan Bhayangkara FC kalau masih mau bertengger di papan tengah klasemen. Namun, ketidakhadiran penyerang utama Patrich Wanggai membuat langkah tim berjuluk Laskar Isen Mulang itu akan terasa berat.

"Meskipun menyandang sebagai tuan rumah, kondisinya cukup berat lantaran kehilangan penyerang utamanya (Patrich Wanggai) akibat akumulasi kartu kuning," ujarnya, Minggu, 25 Agustus 2019.

Yusro Arodi yang juga merupakan pemain Assyabab Surabaya era tahun 1990-an, mengungkapkan bahwa Bhayangkara FC (BFC) jelas tidak mau kalah meski bermain di kandang lawan.

Yang harus diwaspadai ialah motivasi BFC pascadidepaknya pelatih kepala mereka. Motivasi itu akan membuat seluruh pemain memiliki kemampuan berlipat.

"Lini tengah BFC patut diantisipasi. Kreativitas gelandang BFC lebih unggul daan dua sayap BFC punya kecepatan yang baik," ungkapnya.

Mantan pelatih kepala Porprov Kobar 2014 itu menlanjutkan, Kalteng Putra harus bisa bermain penuh semangat dan pantang menyerah. Juga harus berani bermain lepas.

Pelatih Gomes de Oliveira pasti sudah punya stratige jitu untuk menutupi kekurangan tim, terutama lini depan yang harus berani berduel dengan pemain belakang BFC.

"Pertarungan lini tengah bakal tersaji siapa yang bisa memainkan lebih kreatif dan lebih tenang dialah yang akan memenangkan pertandingan," ujarnya.

Berita Terbaru