Masih Terjadi Ketimpangan Pembangunan antara Kota dengan Pelosok

  • Oleh Naco
  • 26 Agustus 2019 - 16:34 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Nadie menegaskan pembangunan di Kotim ini masih  terkesan timpang.

Pasalnya dari  kucuran anggaran cenderung  lebih banyak porsi di daerah perkotaan terutama Kecamatan Baamang dan Ketapang sementara kecamata di pelosok sangat jauh dari harapan.

“Saya menilai pembangunan kita masih penuh dengan kesenjangan sosial," kata dia, Senin, 26 Agustus 2019.

Nadie yang juga legislator dari daerah pemilihan V ini juga mengatakan selama ini anggaran itu ternyata minim dikucurkan ke pelosok, sementara persoalan di pedalaman sangat banyak. 

Bahkan persoalan di sana dianggap sudah disegala bidang, sementara pemerintah masih belum mampu  menyelesaiaknnya.

Salah satu contoh, kata dia dalam bidang infrastruktur. "Pembangunan akses jalanan di pedalaman  setiap tahun anggaran sangat kecil. Sementara di daerah perkotaan proyek  infrastruktur dengan nilai ratusan miliar terus digulirkan," ucap dia.

Sementara Kotim ini kata dia bukan hanya di Kota Sampit saja tapi dari Kecamatan Teluk Sampit sampai kepada Kecamatan Antang Kalang.

Dia menginginkan kedepannya pembangunan yang berkeadilan. Maka dari itu melalui jabatannya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar akan terus mengkritik keras pemerintah yang masih tidak pro pembangunan ke daerah pelosok. (NACO/B-5)

Berita Terbaru