Kaltim Dipilih Menjadi Ibukota Baru, Ini Komentar Bupati Kotawaringin Barat

  • Oleh Wahyu Krida
  • 27 Agustus 2019 - 12:16 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) meminta semua pihak berlapang dada untuk menerima keputusan tersebut, terkait lokasi ibukota pemerintahan RI yang baru di Kalimantan Timur.

Sebelumnya Kalteng memang menjadi salah satu wacana. Kendati demikian, ibukota baru RI tersebut masih berada di Kalimantan.

"Meskipun tidak berada di Kalteng, keberadaan ibukota baru RI tersebut diharapkan juga membawa dampak dan perubahan yang baik terhadap Kalteng," kata Nurhidayah, Kamis, 27 Agustus 2019.

Selain itu, dengan ibukota RI berada di Kaltim nantunya akan banyak perubahan dalam sektor pembangunan ekonomi.

"Demikian juga dengan pembangunan infastruktur yang juga bakal berdampak ke Kalteng," jelas Bupati Kotawaringin Barat.

Pada Senin, 26 Agustus 2019, Presiden RI Joko Widodo mengumumkan ibukota baru RI berada di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Jokowi menjelaskan salah satu alasan dipindahkannya ibukota yaitu beban Jakarta yang sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat keuangan, pusat perdagangan, dan pusat jasa. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru