Kaltim Dipilih Jadi Ibukota Baru, Bupati Kobar Ajak Semua Pihak Terima Keputusan Dengan Lapang Dada

  • Oleh Wahyu Krida
  • 27 Agustus 2019 - 13:56 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun Presiden Joko Widodo mengumumkan ibukota yang baru di Provinsi Kaltim, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) meminta semua pihak berlapang dada untuk menerima keputusan tersebut.

Pasalnya, menurut bupati ibukota baru RI tersebut masih berada di Pulau Kalimantan.

"Meski tidak berada di Kalteng, keberadaan ibukota baru RI tersebut diharapkn juga membawa dampak dan perubahan yang baik terhadap Kalteng," jelasnya, Selasa, 27 Agustus 2019.

Selain itu dengan ibukota RI berada di Kaltim nantunya akam banyak perubahan dalam sektor pembangunan ekonomi.

"Demikian juga dengan pembangunan infastruktur yang juga bakal berdampak ke Kalteng," jelasnya lagi.

Diketahui, Senin 26 Agustus 2019 Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa ibukota baru RI berada diantara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam jumpa pers usai pengumuman lokasi Ibukota baru tersebut, Presiden mengatakan salah satu alasan dipindahkannya ibukota yaitu beban Jakarta yang sudah terlalu berat sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat keuangan, pusat perdagangan dan pusat jasa. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru