Tidak Ada Kejelasan Harga Lapak Pasar Mangkikit

  • Oleh Naco
  • 27 Agustus 2019 - 16:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Khozaini kembali menyoroti soal Pasar Mangkikit. Selain soal mangkraknya ia juga mempertanyakan soal harga lapak.

Pria yang juga berprofesi sebagai pedagang daging di pasar itu menyatakan perlu kejelasan terkait harga lapak atau los, terutama terkait harga lapak pasar yang direncakanakan tersebut.

“Harga lapak pasar Mangkikit yang tengah dibangun ini juga masih belum jelas, ada yang Rp 70 juta dan ada yang Rp150 juta," kata Khozaini, Selasa, 27 Agustus 2019.

Khozaini yang juga mewakili pedagang  tersebut menegaskan kegelisahan pedagang juga selain tidak jelasnya kapan selesai bangunan itu juga menyangkut masalah harga lapak yang dianggap tidak beres sampai kini, bahkan instansi terkait dinilai tertutup soal itu. 

“Sebagian pedagang sudah setor ada yang hingga Rp 30 juta per lapak ukuran 2 x 1,5 meter tersebut, sisanya dikredit,“ ucap Khozaini.

Diungkapkan politisi partai Hanura itu juga, pasar yang saat ini merupakan areal relokasi sudah tidak mendukung dan representatif lagi sebagai tempat berjualan bagi pedagang. 

Pasalnya jumlah pedagang dan jumlah lapak di pasar itu sudah tidak ideal, ada banyak pedagang yang tidak tertampung akhirnya berjualan di daerah pinggir jalan. 

Khozaini menegaskan  jika lembaga itu sudah memiliki pimpinan definitif dan komisi maka dia mendesak agar harus diadakan kembali rapat dengar pendapat.

Dirinya sebagai anggota DPRD baru punya beban untuk memperjuangkan  hal tersebut sebab dia juga  merupakan pedagang  dan pernah merasakan secara langsung persoalan yang dialami pedagang pasar Mangkikit tersebut.

"Pedagang resah, banyak persoalan itu, tidak hanya soal harga lapak ini saja. Mulai desainnya yang disekat-sekat menuai protes. Belum lagi bangunan yang tidak jeles selesainya sampai kapan," tandasnya. (NACO/B-5)


TAGS:

Berita Terbaru