Pembangunan Pelabuhan Laut untuk Tekan Biaya Hidup Mahal di Sukamara

  • Oleh Norhasanah
  • 28 Agustus 2019 - 09:32 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Perhubungan Sukamara, Arif Rahman Hakim mengatakan, pembangunan pelabuhan di Kecamatan Pantai Lunci merupakan jawaban dari mahalnya biaya hidup di Sukamara.

"Dengan adanya pelabuhan ini, menjadi salah satu masuknya arus barang untuk menjawab mahalnya pembiayaan hidup di Sukamara," kata Arif Rahman Hakim, Rabu, 28 Agustus 2019.

Menurut Rahman, saat ini masuknya barang dan orang dengan jumlah besar hanya melalui pelabuhan di Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar). 

"Satu-satunya julur masuknya barang dan orang dalam skala besar itukan hanya di Kumai. Sampai dengan bahan bangunan seperti semen, aspal, dan besi itu dari Pangkalan Bun. Begitu juga dengan kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

"Ini sangat berdampak dengan biaya hidup masyarakat Kabupaten Sukamara, dan perbatasan Kalbar," imbuh Rahman.

Apabila rencana pembangunan pelabuhan di Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara terealiasi, juga akan berdampak pada tingginya daya beli masyarakat.

"Pelabuhan ini akan memberi banyak dampak, seperti meningkatnya kesejahteraan masyarakat, dengan harapan kemampuan masyarakat dalam membeli semakin meningkat," kata Rahman.

Salah satunya, harga kebutuhan bisa menjadi murah. Sehingga mereka akan meningkatkan daya beli yang berdampak terhadap kesejahteraan.

Rahman berharap, tahapan proses pembangunan pelabuhan laut bisa berjalan dengan lancar, sehingga pelaksanaan bisa terlaksana sesuai harapan. (NORHASANAH/B-11)

Berita Terbaru