Ternyata Tidak Semua PSK di Katingan Bersedia Dipulangkan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 28 Agustus 2019 - 16:06 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Tidak semua pekerja seks komersial atau PSK di dua lokalisasi di Bukit Tenjek, Katingan Tengah dan Km 19 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir, mau dipulangkan.

Hal ini mengemuka saat Wakil Bupati Katingan, Sunardi Litang memimpin sosialisasi penutupan lokalisasi Bukit Tenjek Desa Samba Danum Kecamatan Katingan Tengah, Rabu, 28 Agustus 2019.

Menurut Wabup Sunardi Litang, berdasarkan data uang disampaikan ke pihaknya, jumlah PSK di Bukit Tenjek yang siap dipulangkan melalui program pemerinah sebanyak 31 orang dan di Km 19 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir berjumlah 44 orang, sehingga totalnya sebanyak 75 orang PSK.

"Menurut laporan yang saya terima tidak semua PSK yang bersedia dipulangkan ikut program pemerintah, dan saya tidak tahu apa alasan mereka untuk tidak mau dipulangkan ke daerah asal masing-masing," tutur Wakil Bupati Katingan, Sunardi Litang saat menyampaikan sambutan pada sosialisasi penutupan lokalisasi Bukit Tenjek.

Padahal, kata Wabup Sunardi Litang, pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten Katingan telah berupaya membantu mereka agar bisa menjadi manusia yang lebih baik, bermartabat di mata masyarakat.

Mereka setelah tidak menjadi PSK nanti akan diberi modal usaha kepada mereka untuk melakukan pekerjaan yang tidak bertentangan dengan hukum perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru