Jajaran Polres Kapuas Lakukan Pertemuan dengan FKUB, ini yang Dibahas...

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 28 Agustus 2019 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Jajaran Polres Kapuas mengadakan pertemuan dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB, Rabu, 28 Agustus 2019.

Pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan Jepang, Kota Kuala Kapuas, itu untuk membahas beberapa hal. Salah satunya terkait sinergitas dalam mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

Dalam pertemuan itu, hadir Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro didampingi Kabag Ops AKP Iqbal Sengaji, Ketua FKUB Kapuas Masyumi Rivai didampingi Sekretaris FKUB Junaidi dan sejumlah tokoh lainnya.

AKBP Tejo Yuantoro mengatakan, pertemuan itu sebagai bagian dari jalinan silaturahim dengan pengurus FKUB Kabupaten Kapuas, terutama dalam rangka koordinasi penanganan isu-isu hoaks ataupun sara.

"Terutamanya juga dalam rangka persiapan pengamanan pemilihan gubernur Kalteng mendatang untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas," ucap AKBP Tejo.

Kapolres menyampaikan, koordinasi dengan FKUB diperlukan dalam hal melawan informasi hoaks. Dengan harapan masyarakat tidak menanggapi hal-hal yang bersifat provokatif dan tentunya dapat berpikir positif untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Kita semua adalah Indonesia yang memiliki berbagai suku bangsa, namun tetap kita satu didasarkan pada Bhineka Tunggal Ika yaitu walaupun berbeda-beda namun tetap satu,” tuturnya.

Lebih lanjut, mengenai pilkada yang akan datang, Kapolres berharap FKUB Kapuas dapat terus memberikan bantuan dan dukungan dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Kapuas.

Sementara itu, Masyumi Rivai selaku ketua FKUB, mengungkapkan rasa syukur karena isu hoaks dan sara dapat diredam. Sehingga suasana daerah terus aman dan damai. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam menjaga kedamaian pascapemilu yang lalu maupun isu-isu berkembang di Indonesia sekarang. Saya harap masyarakat Kapuas tidak ikut terprovokasi, terutama jelang pilgub mendatang," ujarnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-3)

Berita Terbaru