Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kuatan Singingi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

TP PKK Kalteng Berkomitmen Bersama Pemerintah Atasi Stunting

  • Oleh Budi Yulianto
  • 29 Agustus 2019 - 10:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau TP-PKK Kalteng, Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran menegaskan komitmennya bersama pemerintah, untuk mencegah dan menanggulangi stunting.

Yulistra Ivo menilai, masalah stunting di Kalteng harus ditanggulangi mengingat Kalteng menempati posisi ke 5 tertinggi secara nasional berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun 2018.

Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013 Kalteng berada pada angka 41,3% dan 34,04% pada tahun 2018. Namun masih berada diatas angka nasional yakni 30.8%. 

"Hal ini menunjukan masalah stunting perlu ditangani sesegera mungkin dengan intervensi dan kolaborasi bersama lintas sektor. Oleh karena itu, sebagaimana tema jambore kali ini yaitu "pencegahan dan penanggulangan stunting melalui pemberdayaan keluarga" yang merupakan salah satu program prioritas TP-PKK secara nasional, maka TP-PKK berkomitmen bersama pemerintah atasi stunting," kata Yulistra Ivo.

Terkait dengan penanganan tersebut, dia mengatakan, peran kelompok dasawisma yang merupakan kelompok terkecil dalam gerakan PKK sangatlah penting.

Sebab, pada kelompok dasawisma inilah munculnya kesiap-siagaan dan kewaspadaan dini di masyarakat terhadap masalah dan kemungkinan munculnya penyakit yang mengancam serta merugikan masyarakat.

Selain melalui dasawisma, upaya pencegahan dan penanggulangan stunting juga melalui posyandu, mengingat posyandu adalah ujung tombak dari layanan dasar sosial di masyarakat. 

Saat ini, persentase posyandu yang aktif atau posyandu yang mempunyai strata mandiri dan purnama di tahun 2019 hanya ada 25,39% atau 651 Posyandu dari jumlah posyandu 2.564 di Kalimantan Tengah. 

"Oleh sebab itu, saya mengajak untuk bersama-sama membina posyandu di daerah masing-masing agar dapat meningkatkan keaktifannya. Serta menghimbau kader-kader PKK supaya mengajak ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, untuk membawa balitanya ke posyandu setiap bulan agar mendapatkan imunisasi dan terpantau tumbuh kembangnya," tuturnya.

Yulistra Ivo juga menekankan kepada semua pihak untuk menjadi masyarakat peduli kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan, menjadi bagian dari percepatan pembangunan dan mengambil peran dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan Kalteng Berkah.

Berita Terbaru