12 Pelanggar Ditilang pada Hari Pertama Operasi Patuh Telabang di Muara Teweh

  • Oleh Ramadani
  • 29 Agustus 2019 - 19:46 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Barito Utara mulai melaksanakan Operasi Patuh Telabang 2019. Operasi Patuh Telabang dilaksanakan dari 29 Agustus – 10 September 2019.

Pada hari pertama operasi Patuh Telabang 2019, Kamis 29 Agustus 2019, Satlantas Polres Barito Utara memberikan sanksi tilang kepada 12 pengendara roda dua dan roda empat yang melanggar aturan lalu lintas.

Kapolres Barito Utara melalui Kasat Lantas, AKP Zulyanto Leonardi Kramajaya SIK mengatakan, pada hari pertama operasi dilaksanakan secara hunting. Anggota polisi anggota melakukan patroli di sejumlah tempat yang sering dilanggar para pengendara.

"Dari operasi hunting ini, kami mendapati 12 pelanggar lalu lintas yang melakukan pelanggaran berupa tidak menggunakan  helm orang, melakukan pelanggaran rambu lalu lintas empat orang, dan enam pengendara roda empat yang tidak memakai sabuk pengaman," katanya.

Dari para pelanggar tersebut diamankan barang bukti berupa tiga Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan sembilan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Dari 12 pelanggar 2 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 10 orang berstatus swasta,” terangnya.

Kasat Lantas mengimbau masyarakat mematuhi peraturan dalam berlalu lintas, sehingga meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

“Masyarakat juga diharapkan jangan hanya pada saat operasi saja mematuhi aturan lalu lintas, akan tetapi harus diterapkan setiap kali menggunakan kendaraan dijalan raya,” tegasnya. (RAMADHANI/B-5)

Berita Terbaru