DPRD Barito Timur: Panitia Pilkades Harus Independen dan Transparan

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 30 Agustus 2019 - 15:52 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang -  Agar pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Barito Timur yang berada di 16 desa dari 5 kecamatan berjalan dengan baik serta pemilihan panitia harus indipenden dan transparan.

"Khususnya BPD dalam melakukan seleksi panitia Pilkades nantinya harus lebih serius tanpa ada embel-embel," kata Anggota DPRD Barito Timur Hadi Santoso, Kamis 30 Agustus 2019.

Kepada setiap BPD untuk mengangkat orang-orang yang bisa bekerja dengan baik, sehingga Pilkades serentak sukses.

"Pemerintah daerah bisa menekankan BPD sebagai pihak yang membentuk panitia Pilkades serentak untuk mengangkat orang yang benar-benar bisa bekerja, rajin dan giat serta memahami tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan," ujarnya 

Menurutnya, panitia yang terpilih sebagai pelaksana Pilkades agar bisa melaksanakan tugas dengan baik, mengingat berbagai permasalahan dan komplik dalam sebuah pesta demokrasi bisa muncul dari adanya kendala yang dilakukan oleh panitia pelaksana.

"Saya berharap agar pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bartim tidak memunculkan permasalahan, dan diharapkan panitia bisa bekerja dengan maksimal dalam melaksanakan tahapan dari pendataan daftar pemilih tetap (DPT) sampai pelaksanaan pencoblosan dan hingga selesai tahapan Pilkades," tuturnya.

Tambahnya, dengan mengangkat orang-orang yang mampu bekerja maka akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran pelaksanaan pemilihan kepala desa itu sendiri, panitia yang bekerja dengan baik dan maksimal akan menghasilkan Pilkades yang berkualitas. (PRASOJO/B-6)

Berita Terbaru