Debit Air Sungai Katingan Bertambah

  • Oleh Abdul Gofur
  • 30 Agustus 2019 - 18:36 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Debit air Sungai Katingan sejak beberapa hari terakhir bertambah seiring ada hujan yang beberapa kali mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Katingan.

Dari pantauan borneonews.co.id Jumat, 30 Agustus 2019, debit air Sungai Katingan sekitar Jembatan Sei Katingan mulai meninggi dibanding sebelumnya.

Gundukan pasir yang biasa disebut gosong yang muncul di tengah sungai sebelumnya sudah tidak terlihat.

Namun penambahan debit air Sungai Katingan tidak banyak, diperkirakan hanya naik sekitar satu meter dibanding sebelumnya.

Penambahan debit air sungai menyebabkan kualitas air bertambah keruh. Keruhnya air Sungai Katingan ini dikeluhkan warga terutama mereka yang memiliki usaha keramba ikan.

Pasalnya, dengan kondisi air keruh, ikan keramba milik warga banyak mati. "Memang kalau sebelumnya lama tidak turun hujan, kemudian ada hujan lebat maka air Sungai Katingan ini bertambah sedikit pasang dan airnya keruh," kata Ledie salah seorang pemilik keramba ikan di Kasongan.

Meski debit air Sungai Katingan bertambah pasang dibanding sebelumnya, beberapa pemilik keramba yang kerambanya kosong belum mau mengisi bibit ikannya.

Pasalnya, mereka menunggu curah hujan normal sehingga air sungai pasang dan tidak terlalu keruh. "Kalau sekarang terus terang belum berani mengisi bibit dulu untuk keramba yang kosong, khawatir aja nanti ikan malah banyak mati, lebih baik nunggu air sungai normal," kata Iyus pemilik keramba lainnya.

Meski sejumlah wilayah di Kabupaten Katingan sebelumnya telah diguyur hujan lebat, tentu hujan dalam waktu dekat bakal kembali turun. Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan, Akhmad Rubama mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca pihak BMKG Kalteng, musim kemarau tahun ini di wilayah Katingan berlangsung hingga Nopember 2019 mendatang. Akan tetapi di sela kemarau kadangkala akan turun hujan. (ABDUL GOFUR/B-2)

Berita Terbaru