Menristekdikti Sayangkan Perbuatan Oknum Dosen Lakukan Pelecehan Seksual

  • Oleh Budi Yulianto
  • 30 Agustus 2019 - 22:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Menristekdikti, Mohammad Nasir menyayangkan perbuatan oknum dosen Universitas Palangka Raya yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. 

"Kalau memang terjadi di kampus, saya sangat menyayangkan," kata Mohammad Nasir seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas XIV, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia atau KMHDI di Aula IAHN, Jalan G Obos X, Palangka Raya, Jumat, 30 Agustus 2019.

Ia menuturkan, seorang dosen merupakan orangtua bagi mahasiswa maupun mahasiswinya. Dosen juga harus memberikan contoh yang baik serta membimbing mahasiswanya agar mendapat ilmu bermanfaat semasa duduk di bangku kuliah.

"Kalau sampai terjadi, berarti itu menodai sebagai orangtua terhadap anak. Ini sangat naif. Oleh karena itu, saya sudah meminta rektor untuk melakukan pengecekan," ungkapnya.  

Ia menambahkan, belum bisa memutuskan hukuman apa yang layak diberikan kepada pelakunya. Namun, ia menggambarkan apabila yang bersangkutan sudah mendapat hukuman tetap melalui persidangan, barulah menentukan sanksi pastinya. 

"Kalau nanti putusan lebih dari 2 tahun dalam hal ini sampai kurungan penjara, maka akan diberhentikan dari PNS. Itu pasti," tegasnya. 

"Tetapi, kalau dibawah 2 tahun, maka ada sanksi yang diberikan berdasarkan perundang-undangan menyangut masalah PNS," tuntasnya. (BUDI YULIANTO/B-2)

Berita Terbaru