Pengelolaan Pasar Tanjung Puting Bisa Gandeng Pelaku UMKM

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 30 Agustus 2019 - 23:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasar Tanjung Puting yang terletak di Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai tampak sepi. Penggiat Pariwisata Kobar Ahmad Yani berharap, pasar tersebut dikelola kembali dengan menggandeng para usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Saya berharap kepada Pemkab Kobar agar bisa menghidupkan pasar kembali dengan mengajak para UMKM," ujarnya, Jumat, 30 Agustus 2019.

Pasar Tanjung Puting yang berada di Kumai Hulu tepatnya di depan kantor seksi Taman Nasional Tabjung Puting (TNTP) sudah berdiri dua tahun semenjak diresmikan. Namun pasar tersebut nampak tidak terurus lantaran minimnya aktivitas pedagang.

Ia menjelaskan, dengan menggandeng para UKM diharapkan dapat mendukung wisata Tanjung Puting dan menjadi wadah bagi para UKM yang berhubungan dengan wisata.

"Jadi di dalam pasar bisa diisi semacam cinderamata atau souvenir, sablon kaos, photo spot, penjualan tiket pesawat yang semuanya dapat mendukung pariwisata," ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Yuano (45). Menurutnya, Pasar Tanjung Puting bisa buka malam hari mulai pukul 17.00 sampai selesai diisi cafe-cafe untuk mengatasi PKL yang ada di Kumai supaya dipusatkan di pasar untuk malam hari. Sedangkan untuk siang hari lokasi ini bisa dijadikan terminal kota. 

Jadi setiap mobil Drop off wisatawan akan dikenakan retribusi parkir, begitu juga taxi yang mangkal jemput penumpang dipelabuhan bisa diarahkan ke halaman pasar tersebut.

"Jadi para penumpang selagi mereka nunggu bisa membeli jajanan atau oleh - oleh khas Kalteng sehingga ekonomi jalan, tentunya hal ini harus duduk bersama lintas sektor yang menangani pengelolaan pasar," tutupnya. (DANANG/B-2)


TAGS:

Berita Terbaru