Hari Kedua Operasi Patuh Telabang 14 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring

  • Oleh Uriutu
  • 31 Agustus 2019 - 10:30 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Hari kedua pelaksanaan Operasi Patuh Telabang di Kabupaten Barito Selatan, sebanyak 14 pelanggar lalu lintas terjaring.  

“Di hari kedua Operasi Patuh Telabang ada 14 pelanggar terjaring,” kata Kasat Lantas Polres Barito Utara AKP M Fadhol mewakili Kapolres AKBP Wahid Kurniawan kepada Borneonews, Sabtu, 31 Agustus 2019. 

Ia mengatakan, dari belasan pelanggar yang terjaring tersebut, 9 orang di antaranya pengendara d ibawah  umur, 2 pelanggar tidak menggunakan helm, 2 melawan arus, dan 1 pengendara menerobos lampu merah.

Dalam kegiatan ini, lanjut dia, pihaknya memprioritaskan penindakan pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus petugas selama Operasi Patuh Telabang 2019.

Adapun sasaran operasi yakni penindakan pelanggaran atau tidak menggunakan helm standar, pengendara di bawah umur, melawan arus, menggunakan telepon seluler saat berkendara, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, penumpang tidak menggunakan sabuk keselamatan, dan penggunaan lampu rotator atau strobo tidak sesuai ketentuan.

"Sekali lagi saya tegaskan operasi ini juga bertujuan untuk meminimalisasi angka kecelakaan lalu lintas. Karena kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran lalu lintas," tandas dia. 

Kasat Lantas mengimbau, masyarakat agar selalu mematuhi peraturan dan aturan dalam berlalu lintas, sehingga menekan angka kecelakaan.

“Masyarakat juga kita diharapkan jangan hanya pada saat operasi mematuhi aturan lalu lintas, tetapi harus diterapkan setiap kali menggunakan kendaraan di jalan raya,” tegasnya. (URIUTU DJAPER/B-3)

Berita Terbaru