Hasil Ikan di Pulang Pisau Dijual ke Luar Daerah

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 01 September 2019 - 18:06 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Selain wilayah lumbung padi, Kabupaten Pulang Pisau juga dikenal dengan penghasil ikan yang melimpah. Namun hasil ikan yang melimpah itu dijual ke luar daerah.

Sehingga menyebabkan harga ikan di pasaran khususnya di wilayah Pulang Pisau menjadi tinggi. Karena para pedagang ikan di Pulang Pisau mengambil ikan dari wilayah Kabupaten Kapuas dan Banjarmasin.

Hal ini diakui Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pulang Pisau, Riduan Syahrani. Dia mengatakan ikan yang dihasilkan dari wilayah Pulang Pisau itu terpaksa dijual ke daerah lain karena tidak ada pembeli asal daerah yang berani membeli dengan jumlah besar.

"Sehingga petani menjual ke daerah lain. Di sampingnya itu pembeli dari daerah lain itu juga datang langsung untuk membeli ikan ketika petani panen," kata Riduan, Minggu, 1 September 2019.

Dia tidak menampik mungkin ada hasil ikan dari Pulang Pisau yang dijual ke daerah lain, kemudian dijual kembali di Pulang Pisau. Harga sebagian ikan menjadi mahal itu karena sudah melalui beberapa tangan.

"Misalnya pertama dari pemilik tambak, kemudian ke pengepul, lalu ke siapa lagi dan seterusnya. Semakin banyak tangan maka semakin mahal harga ikan itu," ujarnya.

Riduan menegaskan jika di Pulang Pisau ada yang mampu membeli dalam jumlah besar bisa saja harga ikan stabil. Sayangnya investor untuk itu belum ada.

"Padahal kita itu cukup banyak ikan yang dibudidayakan. Ada bandeng, patin, papuyu, lele dan berbagai jenis ikan lainnya," tegasnya. (BADAR/B-6)

Berita Terbaru