Kapolres Kotim Ingatkan Warga Hati-hati Saat Beli Obat dan Jamu

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 01 September 2019 - 20:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel mengingatkan warga untuk berhati-hati saat membeli obat dan jamu. Hal itu untuk menghindari terjadinya hal-hal  tidak diinginkan bagi kesehatan masyarakat yang mengonsumsi.

"Jika ingin beli obat atau jamu, pastikan bahwa dilengkapi izin edarnya dari BPOM. Agar tidak membahayakan," kata Mohammad Rommel, Minggu, 1 September 2019. 

Dia juga meminta kepada warga agar berhati-hati juga jika ada seseorang yang menawarkan obat dan jamu yang langsung datang ke rumah. Karena modus yang dipakai pelaku kadang seperti itu.

"Pelaku yang kami tangkap tidak memiliki toko, namun langsung jualan ke rumah-rumah warga. Agar tidak mudah tercium aparat kepolisian," kata Rommel. 

Polres Kotim meringkus seorang tersangka penjual obat dan jamu yang tidak memiliki izin edar. Tersangka yakni EP alias Mono (45). Dia menjual itu ke daerah perkebunan kelapa sawit.

"Kalau yang kami tangkap, dirinya mengedarkan ke daerah perkebunan kelapa sawit. Agar tidak mudah diketahui modus yang dipakainya," terang Rommel.

Sedangkan obat dan jamu yang mereka sita dari tersnagka tersebut belum diketahui berbahaya bagi kesehatan atau tidak. Karena harus berdasarkan penyelidikan mendalam lebih dulu. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru