Wakil Bupati Kotim Minta Masyarakat terus Mengurangi Buang Air Besar di Sungai Mentaya 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 03 September 2019 - 20:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri minta masyarakat terus mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan buang air besar (BAB) di Sungai Mentaya. Ini agar sungai tidak tercemar dengan kotoran yang dibuang. 

"Saya harap masyarakat, terutama yang tinggal di tepian Sungai Mentaya tidak lagi BAB di sungai. Agar sungai kita ini tidak tercemar nantinya," ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri, Selasa, 3 September 2019. 

Dirinya menerangkan, pemerintah sendiri terus berupaya untuk mengurangi aktivitas BAB masyarakat di Sungai Mentaya. Bahkan juga sudah membangun beberap MCK di sejumlah RT yang ada di tepian Sungai Mentaya. Hal itu dilakukan agar masyarakat yang tidak memiliki toilet di rumahnya, bisa menggunakan MCK tersebut. Bahkan bisa untuk mandi dan cuci. 

"Hari ini saja kami meresmikan 2 buah MCK dan hidran umum untuk kebutuhan air masyarakat di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang," kata Taufiq. 

Upaya tersebut dilakukan, karena tidak sedikit masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Mentaya melakukan mandi, cuci, dan BAB di sungai. Sehingga hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan. 

"Mudah-mudahan terbangunnya MCK dan hidran umum tersebut, bisa dimanfaatkan dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Sehingga bermanfaat bagi kesehatan mereka," harap Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru