BKSDA Sampit Evakuasi Induk dan Anak Orangutan di Desa Bagendang Hilir 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 04 September 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - BKSDA Pos Jaga Sampit mengevakuasi dua ekor orangutan yakni induk dan anak, di Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Kami mengevakuasi di lokasi yang sama dengan penyelamatan orangutan seberat 90 kilogram oleh BKSDA Kalteng," kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Rabu, 4 September 2019. 

Orangutan tersebut dievakuasi pada Senin, 1 September 2019 dini hari. Induk dan anak orangutan tersebut dievakuasi pada pukul 01.00 WIB. Saat itu pihaknya langsung membawa ke kantor BKSDA di Sampit, dan dijemput oleh tim WRU SKW II Pangkalan Bun.

"Kalau umur induknya sekitar 15 tahun. Sedangkan anaknya masih 6 bulan," terang Muriansyah. 

Penyelamatan dilakukan setelah seorang warga di desa tersebut melaporkan keberadaan dua ekor orangutan di kebunnya.  Pihak BKSDA langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Alhamdulillah tidak ada perlawanan, dan evakuasi berjalan lancar," kata Muriansyah. 

Setelah melakukan evakuasi tersebut, pihaknya juga memberikan pengarahan kepada masyarakat sekitaran agar tidak menangkap orangutan. Karena sangat membahayakan diri sendiri dan hewan dilindungi tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru