Inilah Kronologi Pembacokan Rizky Andira di Wisma Grand Patria Palangka Raya

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 04 September 2019 - 16:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Korban pembacokan, Rizky Andira (25) menceritakan kronologi peristiwa naas yang dialaminya di Wisma Grand Patria berawal, Selasa, 3 September 2019 malam. Awalnya, dia sedang bersantai dengan teman perempuannya.

Ketika lagi asyik mengobrol, tiba-tiba datang tiga pemuda tidak dikenal. Mereka mengamuk dan langsung melakukan pengeroyokan serta pembacokan.

"Saya kaget, lagi asyik ngobrol tiba-tiba mereka datang dan langsung mengeroyok saya," jelas Rizky tanpa mau menyebutkan identitas teman perempuannya. 

Tidak hanya mengeroyok, Rizky mengisahkan ketiga orang tak tak dikenal itu juga hendak memerkota teman wanitanya.

"Mereka juga mau memperkosa teman saya. Makanya saya melindungi dan sedikit melawan, " jelasnya. 

Dari tiga orang tersebut terdapat satu orang yang membawa samurai. Dia langsung membacok kepala korban hingga terluka. 

“Pokoknya satu orang di antaranya langsung membacok kepala saya menggunakan samurai,” ucap korban.

Beruntung, saat kejadian ada warga sekitar yang datang sehingga para pelaku melarikan diri. Korban pun langsung diantar menggunakan sepeda motor menuju ke rumah sakit. (ARNOL/B-11)

Berita Terbaru