Mahasiswa Papua di Kalteng Minta Perlindungan Pemerintah

  • Oleh Arnoldus Maku
  • 04 September 2019 - 22:00 WIB

BORNEONEWS,  Palangka Raya - Puluhan mahasiswa Papua di Kalteng meminta perlindungan dari pemerintah. Perlindungan tersebut baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. 

"Dengan situasi di tanah air dan di Papua khususnya yang belum stabil,  setidaknya kami butuh kenyamanan. Untuk itu kami minta perlindungan dari pemerintah pusat dan juga provinsi Kalteng," pinta Ketua Himpunan Mahasiswa Papua,  Yosafat Sani di Kampus Universitas Palangka Raya,  Rabu 4 September 2019.

Permintaan dukungan dan jaminan kemananan tersebut bukan tanpa alasan.  Mereka mengharapkan dengan adanya perlindungan dan jaminan keamanan membuat proses studi mereka berjalan aman.

"Kalau ada jaminan keamanan tentunya akan membuat proses belajar kami berjalan aman.  Tidak terganggu," jelasnya. 

Yosafat menambahkan,  puluhan mahasiswa merasa terganggu jika ada yang memata matai mereka baik di kampus maupun diasrama. Seolah-olah kami melakukan pemberontakan dan lain sebagainya. 

Meskipun demikian, para mahasiswa asal Papua di Kalteng tetap optimis bahwa situasi yang saat ini terjadi disejumlah daerah termasuk di Papua sendiri tidak akan terjadi di Bumi Tambun Bungai. 

" Tidak akan mungkin terjadi aksi-aksi protes di Kalteng seperti sejumlah daerah lain yang terdampak langsung dengan persoalan rasisme. Kami sadar diri kami ke Kalteng mau belajar dan yakin tempat ini aman untuk kami, " ujarnya. (ARNOL/B-5)

Berita Terbaru